Ini semata-mata cacatan pribadi. Bukan mencari ketenaran dan publikasi.
Apasih pentingnya blog ini dibaca?
Tentu tidak penting sama sekali. Beberapa (sedikit) temen curhat diruang YM mengaku sering baca tulisanku. Kebanyakan sih perempuan. Mungkin karena kami sama-sama perempuan, jadi membaca tulisan berisi curhatanku seperti melihat sebagian pengalaman mereka.
Siapa saja yang ikut mbaca?
Yang aku kenal agak dekat, sebatas ruang maya hanya beberapa. Diantara mereka ada yang turut serta meninggalkan jejak komentar. Dan tidak ada satupun yang aku rasa kenal di ruang nyata. Selain itu, aku asumsikan adalah orang yang nyasar. Mereka bertanya sesuatu pada om Gugle, dan om Gugle menautkannya kesini. Misalnya, mereka mencari info tentang panti pijat, tapi ternyata tulisanku tentang pijat plus membuat mereka tersasar. Maafkan aku.
Apa saja yang aku tulis?
Ya apa saja, kehidupan sehari-hari, melihat kenan kekiri, melihat tipi, berjalan kesana kemari, membaca buku itu ini seperti menyesaki kepala. Dan dengan menulis, kepalaku terasa lebih longgar. Tapi kebanyakan tentang perasaan, mungkin karena aku wanita yang lebih peka perasaan dibanding logika, sehingga yang aku tulis kebanyakan adalah hal-hal yang tidak logis. Kadang sok romantis. Setiap hari berinteraksi dengan sesorang yang kusayang, selalu menghadirkan sensasi luar biasa. Kadang bingung, kadang sedih, kadang emosi, kadang bahagia. Dan sepertinya, kok ya tidak habis-habis. Dan menuliskannya, membuat hatiku lebih lega. Mungkin seperti orang makan, butuh BAB, seperti itu juga isi kepala dan perasaan butuh saluran keluarnya.
Siapa Oknum yang terlibat?
Aku, Aa dan orang-orang disekitarku.
Kapan aku menulis?
Kapan saja ada kesempatan, dirumah atau disela-sela jam kerja.
Kapan aku meng-upload nya?
Seringnya pada jam kerja juga, hampir semua fasilitas yang aku gunakan adalah dukungan kantor tempatku bekerja *Thanks bos*. Pada prinsipnya, kantor tidak membatasi, selama tidak menganggu penyelesaian tugas dan menurunkan prestasi kerja. Bila aku up-load di rumah, itu berarti aku pake telkomnyet yang sering putus daripada nyambungnya.