Ketika kamu terus berlari, dan terus berlari, tidak ada jeda untuk mengingat rasa bernama lelah.
Namun, ketika kamu berhenti, sesaat saja, maka butuh waktu yang lebih panjang untuk melupakan rasa lelah itu, sementara tujuan terasa semakin jauh di sana.
Harusnya aku tidak boleh berhenti…
Kamis, Oktober 1, 2009 at 12:07 pm
berhenti kenapa ning?
udah lama gak posting gimana kabarnya?
Jumat, Oktober 2, 2009 at 11:25 am
akupun tak boleh berhenti, meski di ujung jln itu blm tampak olehku seberkas sinar pelabuhan hrapan