Ternyata, membaca tulisan kita di pajang dan diapresiasi oleh orang lain rasanya gimanaaa gitu .
Aku merasakan hal ini ketika menemukan tautan dari sini : http://miumiupapaw.blogspot.com/2009/08/no-words.html
Butuh waktu beberapa detik untuk membaca beberapa paragraf hingga akhir agar sepenuhnya menyadari bahwa tulisan dikutip dari blogku.
Rasanya seperti memiliki sepot bunga mawar yang sedang mekar indah di tepi halaman, karena setiap hati terlihat, semuanya menjadi terlihat biasa lalu terabaikan begitu saja. Baru ketika setangkai mawar tersebut dipetik oleh orang lain dan diletakkan di jambangan pada tempat yang lebih tinggi, bunga mawar tersebut tampak lebih indah dan memesona.
***
Nyun.yuni : “Kudos to both of them. for all the love they shared. for all the words written in their blog. for their attempts in facing the world together as a solid couple. i shed my tears after reading it. *fiuhh..fiuh..berusaha tenang* yep reading their blog brings some uneasy and mixed feelings to me*”
Terima kasih, Yuni…
Kamis, Oktober 1, 2009 at 10:20 am
Salam Takzim
Terkadang rekayasa huruf dan kata sulit dibedakan apakah tulisan tersaji hasil insfirator orang, tetapi kejanggalan bahasa akan terlihat dengan benar mana pikiran asli dan mana pikiran orang lain, semoga karya-karya mbak Yuni tidak lagi terlindas..
Salam Takzim Batavusqu
Jumat, Oktober 2, 2009 at 6:28 pm
waw…

with all due respect, memang niat saya dulu murni mengutip(plus sedikit kasih komentar pribadi di ujungnya..hehe), makanya link aslinya dipajang
kinda feel related to mba Ning’s story
makanya dikutip deh..hehe. the posting did bring back my own memories.
the way I look at this blog, as mentioned in my blog post’s comment section, “i love the way you write, jujur n apa adanya..
”
*sorry kalo ada ungkapan yg mungkin terlihat ga enak di blog saya yah mba, mas, siapapun yg baca..hehe. peace out
*
Selasa, Oktober 6, 2009 at 2:31 pm
ck..ck..ck.. ke saya belum ada tuh yang seperti ituh..
Jumat, Oktober 9, 2009 at 3:20 pm
tulisan mbak ning emang bikin adem ati, serius!!
Senin, Oktober 12, 2009 at 2:04 pm
Salam Takzim
Mengunjungi sahabat disiang hari, Agar tetap langgeng persahabatan yang sudah kita bentuk
Salam Takzim Batavusqu
Selasa, Oktober 13, 2009 at 12:21 pm
Dear Mba Ning,
Ga sengaja saya nemuin blognya…bener2 bikin adem, tentrem, ijo royo-royo *loh??*
Salam kenal mba ya.
Banyak hal yg membuat saya mengangguk-angguk setuju, mengernyit dan berpikir dalam mengurai pesan yg mbak sampaikan.
Masi belajar nulis nih mba…(^0^)
Rabu, Oktober 28, 2009 at 2:00 pm
Salam Takzim
Menyuarakan Sumpah memang sudah seharusnya untuk menyatukan yang terserak, dan menghimpun yang berbeda bahasa dalam bahasa Indonesia
Salam Takzim Pemudi Indonesia
Kamis, Oktober 29, 2009 at 9:01 am
Salam Takzim
Berkunjung disaat teh hangat yang sedang dinikmati bersama secerca harapan semoga anda dalam kesehatan yang hakiki
Salam Takzim Batavusqu
Kamis, November 5, 2009 at 11:30 am
Salam Takzim
Sahabatku ning, sebelumnya saya menghaturkan banyak terima kasih kepada amorningdew yang telah berbagi
Salam Takzim Batavusqu