Hari ini rencananya tidak ada acara memasak. Aku hanya berkutat dengan laptop serta ngurusin Aa yang mendadak batuk-batuk. Aku tidak begitu khawatir urusan makan karena untuk pesan makanan sudah tidak begitu susah, rata-rata warung makan, food court dan resto-resto sudah ada layanan delivery, tinggal telepon dan menunggu sebentar, makanan sudah bisa dinikmati tanpa harus keluar rumah.
Tapi menjelang malam, aa malah kepengin makan nasi dengan indomi dan kerupuk!
Aa suka indomi rasa soto atau kare ayam dengan irisan cabe rawit yang pedas. Kali ini aku menyiapkan indomi kari yang kumasak ala mie godog jawa.
Bahan :
-
3 cabe rawit merah+4 cabe rawit hijau
-
2 siung bawang merah + 1 siung bawang putih
-
1 tangkai daun bawang
-
1 bungkus indomi kare
-
2 butir telor
Cara memasak
-
Goreng bawang merah sampai menguning, lalu masukkan irisan bawang putih dan irisan cabe rawit.
-
Pecahkan telur ke dalam tumisan bawang dan cabe, aduk-aduk dan beri sejumput garam, aduk hingga telur yang menggumpal matang.
-
Tuangkan air ke dalam wajan berisi telur, masukkan bumbu indomi dan irisan daun bawang, tunggu hingga air mendidih
-
Masukkan indomi dan masak hingga 1/2 matang (agar nggak terlalu benyek)
-
Sajikan
Mata Aa berbinar dengan senyum selebar empang ketika semangkok indomi panas megepul menguarkan aroma menggoda. Satu kecupan mendarat dipipiku.
“Dik, makan seping berdua aja ya” kata Aa sambil menyendok kuah indomi ke piring
Tidak menunggu lama, aku dan Aa berlomba saling berebut menyendoki kuah mie yang memang benar-benar nikmat, apa mungkin karena disantap sepiring berdua?
Sambil mentap wajah Aa yang memerah dan menyeka keringat di keningnya, aku berpikir bahwa makanan di resto mahal mungkin menjanjikan cita rasa yang sepadan, tapi ada yang tidak dapat dibeli disana, yaitu kemesraan dan keintiman makan berdua yang bisa menjadikan masakan sederhana bercita rasa luar biasa.
Usai menandaskan kuah indomi, Aa mendesah nikmat. Lenganya menjulur mengambil tissue. Aku sampai bengong melongo dengan noraknya, ketika tissue itu bukan untuk menyeka bibirnya yang belepotan kuah, tapi menyeka bibirku dengan lembut dan penuh perhatian… Ah, kalau begini pantas saja aku lupa kalau usia hubungan kami tak lagi muda, sebab rasanya dan sikapnya memperlakukanku masih seperti orang pacaran yang baru jadian.
“Makasih ya dik, sudah dimasakin makan malam yang nikmat”
Aa menyeka bibirnya lalu mendekat ke wajahku, mengalirkan cinta dan kasih sayang lewat bibir yang bertaut hangat.
Minggu, Juli 5, 2009 at 11:50 pm
Selalu bikin iri…. (^_^)
Senin, Juli 6, 2009 at 11:13 am
Tidak bermaksud begitu, Danau…
Senin, Juli 6, 2009 at 12:05 pm
indomie rebusnya bikin Yuli laper mbak,
ntar resep indomie rebus ala mbak bening ini saya praktekkan di rumah ah…
Senin, Juli 6, 2009 at 12:09 pm
oh.. indomie kari bisa dimasak begitu juga ya, nti kapan2 coba ah
Senin, Juli 6, 2009 at 2:34 pm
Ning sukses membuat diriku IRI
Senin, Juli 6, 2009 at 8:11 pm
Ah, mesranya.. Andaikan suamiku bisa semesra itu..
Selasa, Juli 7, 2009 at 2:56 pm
@ orange float : He he he, dijamin maknyuss. Sayangnya ning nggak sempet foto, keburu disergap sama Aa
Selasa, Juli 7, 2009 at 2:57 pm
@ Pucca : Iya, Vio… ning juga baru nyoba-nyoba ternaya beneran enak!
Selasa, Juli 7, 2009 at 2:59 pm
@ Mary: Ayo mbak…praktek jurusnya di rumah…
hehehe
Selasa, Juli 7, 2009 at 3:06 pm
@ farida: Jangan berandai-andai mba
kalau nggak mesra ajari supaya mesra, kalau perlu “paksa” supaya mesra
Selasa, Juli 14, 2009 at 10:26 am
ini nih yg aku suka. resep yg nyempil bikin aku pengen praktek. tapi cm praktek masakx aja dulu. ntar praktek mesrax besok2 aja.
Rabu, Juli 15, 2009 at 11:38 am
waaa, bikin kepengen .. =P~
tapi saya belom kawin gan
Kamis, Juli 23, 2009 at 9:14 am
ya oloh cabenya… ga salah mbak? pedes kali pun *langsung berasa pedesnya*
Jumat, Juli 24, 2009 at 11:48 am
Mbak…aku baru baca 2 judul blog-mu..tp dah bikin aku iri…bikin aku gak sabar menunggu tgl 16 Agustus 2009 nanti…krn hari itu aku akan melangsungkan akad dengan pria yg paking kukasihi… Aku pengen cepet2 bikin indomie rebus trus makan semangkuk berdua sm suamiku nanti…hihihihihi….pengen kaya mbak bening…^_^
Minggu, Agustus 2, 2009 at 12:23 am
mba, coba deh..
dengan bahan yang sama, cabe2 rawitnya diganti sama cabe giling. trus kasih taburan seledri dikit.
kemaren aku dimasakin pacarku gt. bikin merem melek dweeh sedapnya.
Sabtu, Agustus 8, 2009 at 5:47 pm
Aihh…romantisnya ^^ smoga berbahagia selalu, mbak
Kamis, Oktober 1, 2009 at 10:15 am
aihh so sweet..menu sederhana tp dgn cita rasa tinggi..
ehmm bkin laper..ntar praktek ahh..
salam kenal mbak..
Senin, Oktober 12, 2009 at 10:13 pm
Ya ampyun mbak ning….. gak sehat tau mbak sering2 makan indomie, pengawet+vitsinnya itu lho…. tapi romantisnya aduh mbak, bikin ngiri tenan. Suamiku gak romantis mbak, tpi setiap yg berdekatan dengannya apalagi kami sebagai anak2 n istrinya akan merasa damai. Tiap orang punyakelebihan+kekurangan masing2 kan mbak, itu yg sering jd penyemangat klo aku lg pengen suamiku romantis, hehehe….