bisa

Bangkit itu Susah
Susah melihat orang lain susah
Senang melihat orang lain senang

Bangkit itu Takut
Takut untuk korupsi
Takut untuk makan yang bukan haknya

Bangkit itu Malu
Malu menjadi benalu
Malu minta melulu

Bangkit itu Marah
Marah bila martabat bangsa dilecehkan

Bangkit itu Mencuri
Mencuri perhatian dunia dengan prestasi

Bangkit itu Tidak ada
Tidak ada kata menyerah
Tidak ada kata putus asa

Bangkit itu aku
Aku untuk Indonesiaku

Aku sudah lupa kapan terakhir kalinya bangga menjadi bangsa Indonesia. Sudah lupa juga kapan terakhir kalinya hari merasa haru mendengar kumandang lagu kebangsaan.

Namun, puisi yang dituturkan oleh Dedi Mizwar dengan segenap rasa dan emosi jiwa ini mampu membuatku bergetar, membuat mata ini berkaca-kaca.

Tentu, bangkit tidak hanya sekedar itu.

***

“Kenapa ya di hari kebangkitan nasional ini kita justru kehilangan orang-orang yang justru gigih untuk bangkit? Sophan Sofyan, SK Trimurti, Bang Ali Sadikin :(

“…”

“Apa mungkin itu pertanda alam?”

“…”