Hampir tengah malam, tapi aku dan yang kebetulan malam itu hadir, masih asik berbincang topik hangat, apalagi kalau bukan topik cinta.
“Seharian aku dan pacarku memanjakan diri, nemenin dia ke salon dan pijat, trus jalan-jalan sampai capek. Tapi menyenangkan, Ning” katanya dengan raut berseri-seri dan senyum yang sumringah.
“Asik dong, menghabiskan waktu dengan pasangan memang selalu menyenangkan” kataku sambil senyum membayangkan keceriaan mereka.
“Tapi buntutnya bokek, ha ha ha” ia tertawa terkekeh.
“Halah, kamu ini. Mana mungkin bokek. Kantong boleh kosong tapi kan rekening masih tebal” olokku sambil menjulurkan lidah.
“Ha ha ha, amin…amin! mudah-mudahan begitu, Ning” jawabnya arif. “Eh Ning, aku jadi ingat tentang candu” katanya. Mimiknya mulai serius.
“Ada apa dengan candu?” tanyaku keheranan.
“Iya, memanjakan kekasih itu kok rasanya seperti kecanduan ya? apa itu normal, Ning?” tanyanya, menatap mataku dalam-dalam.
“Normal-normal aja tuh, aku juga begitu. Rasanya ngelakuin apa aja mau, asal bisa melihat mata Aa berbinar senang” Jawabku. “Yang penting masih terkontrol” lanjutku lagi.
“Terkontrol bagaimana nih Ning?”
“Lakukan semampu kamu, dengan tulus dan jangan sampai memaksakan diri”
“Aduh, rasanya aku kok jadi hitung-hitungan ya, Ning” ada rasa tidak enak dalam nadanya suaranya.
“Bukan hitung-hitungan, tapi perhitungan itu perlu juga untuk meminimalkan penyesalan” kataku. Wah, topiknya semakin serius nih. Kurasa aku perlu menjelaskan sesuatu agar dia tidak salah kaprah dengan ucapanku.
“Begini, namanya perempuan pasti senang dan bahagia dengan materi, aku juga begitu. Dan kalian pasti senang memanjakan pacar dengan apapun. Aku percaya, pacar kamu baik. Niat kamu menyenangkan dia juga baik, tapi menurut aku perlu juga upaya kamu untuk menjaga dia tetap baik dengan tidak selalu memberi perhatian dengan sesuatu yang berbau materi”
Dia menganguk-angguk, sambil mengelus-elus dagunya dengan telunjuk jari yang menopang di atas meja.
“Kalau dia benar-benar mencintai dan menyangi kamu dengan tulus, dia akan mengerti bahwa hati adalah pemberian yang jauh lebih berharga dari materi”
Ah… aku sudah kebanyakan ngomong nih, pikirku. Sudah seperti oma-oma beruban menasihati cucunya.
***
Pengalaman adalah guru yang terbaik. Pengalaman Aa, pengalamanku, pengalaman beberapa teman diskusi bisa jadi kitab terbuka yang jadi rujukan dan landasan teori kehidupan.
Benar, cinta membuat kita selalu ingin membahagiakan pacar atau kekasih dengan cara apapun. Memberilah karena ingin memberi, bukan karena berharap dia tetap menjadi pacar atau harapan lain apapun itu. Sebab hati tidak bisa diikat oleh materi. Bila suatu hari hubungan tidak dapat dipertahankan tidak akan ada penyesalan, tidak ada tuduhan pahit memanfaatkan atau merasa dimanfaatkan secara materi.
Pada teman-teman perempuanku, yang merasa tersanjung dengan limpahan materi dari kekasih hati semoga tidak jadi lupa diri, tidak menjadi perempuan yang menjadi penyesalan bagi orang lain.
***
Setelah menyudahi percakapan panjang, dia pun pamit. Matanya sudah merah menahan kantuk. Kututup pintu rumah setelah memastikan semua kunci sudah rapi terpasang.
Senin, Januari 14, 2008 at 4:22 am
Ya, dan cinta bisa membuat orang kecanduan, jadinya ketergantungan itu membuatnya justru lebih banyak akan menderita karena dia meletakkan kebahagiaan di luar dirinya. Orang yang kecanduan cinta/suka menggantungkan kebahagiaanya pada orang lain dan suasana. padahal kebahagiaan adalah suatu keputusan. Maka apakah mencintai itu? Salam kenal
Senin, Januari 14, 2008 at 6:10 am
Pengalaman cinta yang mengasyikkan Ning. Memang tema cinta gak akan ada habisnya, selalu green and growing, seperti daun yang ditetesi embun pagi.
Ning, boleh kasih kiat gak biar tulisan kita dibaca orang.
Hari ini aku baru posting tulisan, judulnya My Journey Thru To Your Mouth.
Senin, Januari 14, 2008 at 7:21 am
@ FraterTelo :
Setuju, Frater
artinya kebahagiaan itu harus dimulai dari dalam diri sendiri.
@ Bamby : Memang begitu mas, kalo ngobrolin soal cinta sampai tengah malam juga nggak terasa
Sepertinya asal tulisannya dipublish di blog, kemungkinan akan dibaca orang mas. Kalau Ning ya nulis aja terus, masalah ada yang baca atau tidak, nggak jadi prioritas utama, meski senang juga rasanya jika ada teman-teman yang tertarik untuk diskusi bersama.
Senin, Januari 14, 2008 at 9:50 am
tulisan2 ning, tulisan2 yang begitu dalam, saya melihat tulisannya seperti karya2 habiburrahman yang mengungkap sisi romantis yang dalam tapi tidak vulgar.
Senin, Januari 14, 2008 at 12:01 pm
Sama seperti Blog, terkadang cinta sendiri membuat kecanduan. Adapun takaran yang tepat dalam mengaturnya dapat membuat seseorang tidak akan merasa bersalah terlalu dalam.
Rabu, Januari 16, 2008 at 8:38 am
cinta , akan terasa nikmat bila kita mengerti akan arti cinta… ( padahal ak ga tau apa sebenernya apa itu cinta heheh ).. yang aku tau, aku ga mau kehilangan si”dia” itu aja:D
Kamis, Januari 17, 2008 at 7:46 am
Saya udah kecanduan..saya kecanduan…dan tidak akan pernah ada penyesalan.
nah..akhirnya saya meninggalkan jejak kan mbak ?..hehehehe……
Jumat, Januari 18, 2008 at 4:12 am
@ Arul : Terimakasih, Arul. Tapi rasanya masih sangat jauuuh dari tulisan Kang Abik, jangan dibandingkan ya.
@ Mihael “D.B.” Ellinsworth : Setujuh!
*mengakui kalau aku juga kecanduan blog*
@ vienafha : Mungkin rasa takut kehilangan juga salah satu arti cinta
@ Senko : Semoga
Ketulusan memang tidak akan pernah membuahkan penyesalan. Terimakasih Senko
Sabtu, Agustus 2, 2008 at 10:16 am
cinTa emnG spt itu,,,,,,,,,,,…….
ingin sallu mmmbhgiakan satu sm ln..
jujur Q akui Q jg ingn sallu ammbhgiakan pacar Q dgn cr Q agar si doi ttp cinta………..
Minggu, Februari 8, 2009 at 2:02 pm
MMHHH!!! sMU8A bgTU Ya , Slmt deh eMang cINTA G kmANA MANA
Rabu, Mei 6, 2009 at 5:31 pm
Cinta dapat mengubah sgalanya karena kecanduan membahagiakan pacar melebihi semua kebahagiaan lain
Jumat, Juli 17, 2009 at 7:33 pm
ya itulah cinta….
ingin berkorban untuk yang dicintainya
Minggu, November 8, 2009 at 3:32 pm
eaa,,,,,
terkadang cinta ,,,,,
biza membunuh diri kita sendirie !!!
namun smua tuu tkan terjadi jika kita bersungguh-sungguh pada cinta itu sendiri !!!