Malam minggu kemarin (20-01-07), Aa ngajak aku nonton “Kunjungan Cinta”. Sebelumnya saat melihat iklannya di tv, Aa langsung tertarik, dan janji ngajak aku nonton. Kami berdua memang menyukai pementasan teater KOMA.
Pementasannya sih sudah mulai dari tgl 12 jan, sampai tgl 28 januari nanti. Tapi mumpung moodnya lagi bagus, kenapa mesti tunggu nanti-nanti?
“Kunjungan Cinta” ini merupakan produksi ke-111 Teater Koma, disponsori Djarum Super dan Honda, selain itu sih masih banyak sponsor yang lain, tapi khususnya Honda agak mendapat porsi spesial, secara Om Butet Kertarejasa kan merupakan maskotnya honda, jadi ditengah dialog ada sedikit nyempil iklan hondanya ” Dijaman susah seperti ini…bla..bla..Terimakasih Honda “
Dibanding pertunjukan sebelumnya yang aku tonton, kali ini terhitung cukup lama. Mulai sekitar jam 20.00 dan selesai 23.45 Wib, dengan break sekitar 20 menit, ditengah pertunjukan. Marem deh.
Marem apa merem?? hehehe dua-duanya kali ya. Marem artinya mantep dan puas. Meremnya juga iya, karena ada beberapa adegan dialog yang agak bertele-lete. Buat penikmat detail dialog, ya pasti marem dong, buat aku dan Aa ya agak sedikit merem. Hehehe..
Selain itu, dibanding pementasan sebelumnya yang aku tonton, tata panggungnya kali ini lebih mewah, megah dan wah! Titon Prianggoro sebagai manajer panggung patut diacungi jempol nih.
Secara keseluruhan, “Kunjungan Cinta” arahan Sutradara N. Riantiarno ini layak ditonton!
===
Ngutip dari blog Tante Atta
30 Tahun TEATER KOMA (1977 – 2007).
Oleh Friedrich Durrenmatt. N. Riantiarno
Graha Bhakti Budaya Taman Ismil Marzuki (GBB TIM)
Jl. Cikini Raya no. 73, Jakarta Pusat
Tanggal: 12 – 28 Januari 2007, Waktu: 19:30 WIB
Pemesanan Tiket: TEATER KOMA
Jl. Cempaka Raya No.15, Bintaro, Jakarta 12330.
Tlp: 735 0460 – 735 9540.
Jl. Setiabudi Barat No.4, Jakarta Selatan.
Tlp: 522 4028 – 525 1066.
Senin, Januari 22, 2007 at 4:52 am
Aku paling ngga suka nonton film yang dialognya bertele-tele…uhhh wasting time ngga sabaran…mbo jebret jebret trus happy ending..
Mangkanya aku lebih suka nonton fillm yg ada berantemnya-perangnya…pokoknya yg bikin jantung trus makin berdetak..kek kek kek..
Senin, Januari 22, 2007 at 6:27 am
Soal film, kita beda selera tante Yo. Aku malah ndak suka film yang antem-anteman, film perang atau film horor. Gak kuat jantungannya hehehe.
Kalau teater, kayanya fokus pada kekuatan dialog, vokalitas, mimik dll, jangan khawatir tante, kalo Teater Koma manggung pasti gak lepas dari gerr-gerr -an. Ada aja banyolannya. Gimana? Tertarik ndak hehehe..
Selasa, Januari 29, 2008 at 12:46 pm
silahkan masuk ke http://teater-koma.blogspot .com , ada informasi, poling dan survey.. mohon diisi yah